Selasa, 11 Juni 2013

Gejolak SNMPTN (Undangan) dari Tahun ke Tahun


            Masa SMA merupakan masa – masa terindah bagi setiap remaja. Suka , duka, canda, tawa, gurau, cinta, galau, serta air mata, baik itu airmata karena ujian dari Sang Khalik maupun airmata karena kebanggaan prestasi akademik maupun non akademik semua ada disini. Meskipun masa  sekolah begitu berkesan bagi setiap orang, bukan berarti kita harus terus terhanyut oleh keindahan ini . Tapi harus bisa menyeimbangkan semuanya secara adil, kapan waktunya untuk belajar, bermain dan beribadah. 

Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan  Sistem pendidikkan nasional merupakan  satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional. Setiap tahunnya mutu pendidikan di Indonesia terus ditingkatkan, dimulai dari sistem pelaksanaan ujian, paket soal ujian dll. Keterkaitan Ujian Nasional dengan SNMPTN  yaitu SNMPTN Undangan (Evaluasi rapor dan prestasi) kemudian Hasil Ujian Nasional dan barulah dapat dikeluarkan hasil  Lulus SNMPTN undangan. Selain itu lulus Ujian Nasional merupakan salah satu syarat penting bagi siswa/siswi untuk lanjut kejenjang berikutnya. Apakah itu PTN (Perguruan Tinggi Negeri)  maupun PTS (Pergurua Tinggi Swasta) .Tentu saja persiapan yang matang sangat dibutuhkan untuk pertempuran besar ini. 

Kuliah.. ? banyak siswa/siswi yang binggung untuk melanjutkan pendidikannya setelah dibangku sekolah. Jurusan apa? Universitas mana? Apalagi tingkat SNMPTN pun semakin berat untuk tiap tahunnya , sebagaimana deskripsi pola penerimaan mahasiswa baru PTN memiliki jalur SNMPTN Undangan dan SBMPTN. Peluang terbesar bagi para siswa/siswi untuk PTN adalah lewat jalur SNMPTN Undangan. Karena itu mereka harus benar – benar lihai dalam memilih.

Pada umunya keterbatasan informasi mengenai jurusan menjadi salah satu persoalan berat yang menghampiri siswa/siswi, terutama ketika pemilihan jurusan bagi yang mengikuti jalur undangan, mereka lebih banyak mengetahui jurusan seperti kedokteran, hukum, teknik. Padahal masih ada banyak lagi jurusan lain. Satu hal yang sangat melekat di memori saya “Jangan Ikuti Cita – Cita TK Anda” yang disampaikan oleh Ibu Marta (Guru Fisika SMA Negeri 1 Payakumbuh) kalimat singkat yang benar – benar menyayat hati. Pada umunya setiap orang termotivasi dan tersugesti menjadi Dokter dan Polisi dikarenakan sedari taman kanak – kanak (TK) si anak sudah disuguhi cita – cita “Mau jadi apa kalau sudah besar nak?” “Jadi Dokter.., Jadi Polisi..” dan banyak lainnya. Benar adanya keadaan ini, karena bisa memotivasi perkembangan sianak, tetapi apakah cita – cita tersebut masih bisa kita bawa pada kehidupan yang nyata saat ini? Tentu cukup sulit bukan? Banyak yang putus asa melanjutkan kuliah ,  karena tidak pernah lulus pada cita – cita TK nya tersebut, banyak yang merasa salah dalam memilih jurusan, hingga di drop out (DO) dari perkuliahan, banyak yang semakin hancur setamat SMA karena frustasi dalam memilih jurusan dan universitas. 

Menurut saya, dunia pendidikan harus dipersiapkan sematang mungkin, setiap orang harus memiliki ilmu manajemen yang baik, dimana manajemen bukan hanya berguna bagi organisasi ataupun perusahaan saja tetapi untuk pribadi setiap orang pun juga dibutuhkan. Saya memiliki beberapa tips dan trik bagi adik – adik untuk menghadapi keadaan ini , yaitu sbb :
1.      Hal yang paling utama adalah kenali benar kemampuan yang kita miliki, ukur kemampuan secara benar.
2.      Setelah kita mengetahui sejauh apa kemampuan yang kita miliki,  siapkan lah  berlapis – lapis senjata untuk berperang, yang terdiri dari  pilihan 1, pilihan 2 hingga pilihan ke 5 untuk jurusan dan universitas yang akan menjadi target untuk dicapai
3.      Kemudian jika kemampuan yang dimiliki dirasa masih kurang untuk suatu target pencapaian maka pertebal lah ilmu pengetahuan, jangan sampai jurang antara kemampuan dan target yang akan dicapai terlalu jauh. 
“Jalani lah semuanya dengan penuh perencanaan, ikhlas dan bertawal kepada YME .  Semoga kita menjadi orang berguna serta sukses dunia dan akhirat. Amin yaRabb J Semangat ^_^ ”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar